Penjernih Udara Sharp Efektif Menonaktifkan Virus Covid 19 di Udara
- Kategori Induk: LIFESTYLE & LEISURE
- Diperbarui: Rabu, 23 September 2020 14:24
- Ditayangkan: Rabu, 23 September 2020 14:21
- Ditulis oleh adminrumahku
- Dilihat: 765
- 23 Sep
Kondisi pandemi yang belum berakhir dan makin bertambahnya orang terpapar virus Corona mengharuskan kita selalu waspada dan fokus menjaga kesehatan. Kampanye gerakan Mencuci tangan, Memakai masker, dan Menjaga jarak (3M) pun terus digalang demi terhindar dari virus Covid 19.
Selain gerakan 3 M, kualitas udara yang buruk akibat sirkulasi udara yang tidak baik, bisa menjadi pemicu penyebaran virus Corona. Dalam sebuah acara yang dilakukan di Jenewa beberapa waktu lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui bukti yang muncul tentang penyebaran virus corona jenis SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 melalui airborne atau udara.

Teknologi Plasmacluster
Penjernih udara atau Air-purifier dari Sharp yang mengusung teknologi Plasmacluster terbukti ampuh untuk menjernihkan udara dalam ruangan. Penjernih udara ini mampu mengurangi jamur bebas di udara, meghentikan penyebaran jamur yang menempel, virus menempel maupun virus yang bebas di udara untuk menjaga rumah agar tetap nyaman dan aman saat penghuni bernafas.
Alat ini juga mampu mengurangi bau tak sedap dan menyengat yang menyebabkan ketidaknyamanan di ruangan, sehingga ruangan menjadi lebih segar untuk memaksimalkan kualitas hidup penghuninya. Selain itu, penjernih udara ini juga menciptakan kelembaban yang nyaman bagi tempat tinggal, sehingga dapat menjaga kulit tetap lembab dan sehat.
Teknologi Plasmacluster yang dibenamkan di penjernih udara dari Sharp ini mampu menonaktifkan virus covid di udara. Alat ini memiliki performa penyaringan yang tinggi sehingga mampu menangkap partikel debu. Terdapat tiga filter, yaitu Pra-Filter Baru untuk menangkap lebih besar dari partikel debu 240 mikron dan dapat dicuci. Lalu, Deodorizing filter untuk menyerap bau rokok, bau hewan peliharaan dan banyak bau rumah tangga lainnya,serta Filter HEPA elektrostatik untuk menjebak 99,97% partikel mikroskopis (sekecil 0,3 mikron) di udara.
Sejak tahun 2000, Sharp telah mempromosikan ‘Pemasaran Akademik’ guna membuktikan keefektifan teknologi Plasmacluster dengan bekerja sama dengan tiga puluh lembaga penelitian independen pihak ketiga di delapan negara dunia. Sejauh ini, banyak lembaga penelitian independen yang bekerjasama dengan Sharp telah membuktikan secara klinis kemampuan Plasmacluster dalam menekan aktivitas zat berbahaya termasuk virus influenza pandemi baru, bakteri yang resistan terhadap obat, dan alergen tungau, serta mengurangi tingkat peradangan bronkial pada anak-anak penderita asma. Pada saat yang sama, keamanan ion Plasmacluster juga telah dikonfirmasi oleh lembaga penelitian terhadap tubuh manusia.
Pada tahun 2004, keefektifan dari teknologi Plasmacluster terhadap virus corona yang menyebar melalui kucing, anggota keluarga Coronaviridae, sudah dibuktikan oleh Sharp. Kembali pada tahun 2005 Sharp membuktikan keefektifannya terhadap virus asli SARS coronavirus yang menyebabkan wabah (2002-2003) dan secara genetik mirip dengan novel coronavirus (SARS-CoV-2) Dan di tahun 2020 SHARP Corporation mengadakan penelitian mengenai Virus Corona (SARS CoV-2) di udara yang dipaparkan ion-ion hasil dari Plasmacluster. Hasilnya, ion-ion tersebut dapat mengurangi kandungan Virus Corona di udara berkurang hingga lebih dari 91%. Plasmacluster membutuhkan waktu 30 detik untuk melumpuhkan Virus Corona di Udara. Dan terbukti SHARP Indonesia berhasil menonaktifkan virus dengan menghilangkan kandungan protein pada virus.



















