Tepati Komitmen, INPP Tidak Hanya Janji Tapi Beri Bukti
- Kategori Induk: LIFESTYLE & LEISURE
- Diperbarui: Sabtu, 17 Desember 2022 17:57
- Ditayangkan: Sabtu, 17 Desember 2022 17:38
- Ditulis oleh adminrumahku
- Dilihat: 829
- 17 Des
Terus produktif di masa pandemi, menjadi bukti INPP memegang teguh profesionalitasnya. Proyek-proyeknya selesai tepat waktu, tidak pernah gagal ataupun batal diluncurkan.
PT Indonesian Paradise Property (INPP), perusahaan properti yang memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun menjadi salah satu perusahaan properti terdepan di Indonesia. Dikenal dengan karyanya yang menghadirkan proyek ikonik, INPP menjalankan usaha di segmen properti gaya hidup dan meningkatkan pembangunan kawasan mixed use.

Aloft Bali Kuta Beachwalk yang diresmikan pada tahun 2022, terletak di pusat Kuta Bali, disainnya menarik dan tetap mengusung nafas kedaerahan Bali
INPP mencatat perjalanan panjang positif sejak didirikan pada tahun 2002. Menurut Anthony Prabowo Susilo, Presiden Direktur & CEO PT Indonesian Paradise Property Tbk, menilik milestone INPP bisa dibagi dalam tiga periode, pertama yaitu periode tahun 2002-2012 dimana 100 persen bergerak di bisnis perhotelan, lalu periode kedua antara tahun 2012-2017 saat lini bisnis berkembang dari perhotelan menjadi perbelanjaan. Pada periode ini, yang awalnya 100 persen perhotelan menjadi 40 persen perhotelan. Selanjutnya, sejak tahun 2017 INPP mulai masuk ke lini bisnis baru, dengan membangun dan mengoperasikan iconic lifestyle destination. Hal ini karena INPP adalah pengembang yang mau bertarung dengan konsep ide, dimana ide tersebut harus ikonik dan menjadi output bagi gaya hidup.
Agus Sulistyo, Wakil Presiden Komisaris INPP mengatakan, “Membangun bisnis properti terbaik dan ikonik adalah visi perusahaan INPP. Dalam bisnis properti, lokasi adalah salah satu faktor yang mempengaruhi nilai sebuah kawasan untuk perkembangan properti. Bagi INPP, tak cukup hanya lokasi-lokasi dan lokasi yang dipertimbangkan, namun juga dibutuhkan modal besar, kreatifitas dan inovasi untuk memberikan kesegaran, termasuk menghadirkan proyek-proyek ikonik untuk memberi kesan berbeda.”
Ikonik dan Berani Beda
Keberanian mengambil langkah berbeda ditunjukkan saat mengembangkan properti pertama INPP, yaitu Harris Tuban, Bali pada awal tahun 2000-an. Tuban yang awalnya merupakan kawasan pemukiman tanpa aktivitas memadai, berkembang lebih baik semenjak berdiri Hotel Harris. Keberhasilan Hotel Harris tak lepas dari perubahan gaya hidup dan menguatnya kebutuhan traveling bagi semua orang, yang diikuti munculnya banyak budget airline. Kini traveling tidak semata konsumsi kalangan atas, namun banyak segmen kelas menengah juga turut ambil bagian. Kondisi ini dimanfaatkan INPP untuk menjadikannya sebagai sasaran utama pasar hotel.
Selain itu, INPP juga memberikan sentuhan berbeda pada pelayanan hotelnya, dengan mengusung corporate image di setiap Hotel Harris. Seragam staf Hotel tampil lebih informal mengenakan kasual polo shirt yang terlihat friendly namun tetap stylish. Secara keseluruhan, tampilannya mengekspresikan keunikan, mengkomunikasikan nilai-nilai dari perusahaan, serta meningkatkan pengalaman pelanggan.
Selanjutnya ada Beachwalk Shopping Center Bali, sebuah Mal yang mengusung konsep terbuka dan leisure yang kental. Pemilihan konsep disesuaikan dengan lokasi Mal yang merupakan destinasi wisata pantai dengan bangunan tanpa AC. Penggunaan model atap tradisional pada Mal ini untuk memberi sentuhan lokal daerah, agar nafas dan ciri arsitektur Bali tetap dirasakan.
Terobosan lain dilakukan di FX Sudirman Jakarta, sebagai Mal pertama yang menyediakan fasilitas penyewaan shower room dan locker room, sebagai salah satu ciri khasnya. Terletak di koridor bisnis utama Jenderal Sudirman Jakarta, lokasi Mal dekat dengan fasilitas olahraga terbesar di Jakarta, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). FX Sudirman selalu ramai pengunjung baik saat weekday ataupun weekend, begitupun dengan okupansi Hotel Harris yang terletak dalam gedung yang sama.
Konsisten Saat Pandemi
Pandemi Covid- 19 yang telah berlangsung hampir tiga tahun berdampak pada banyak hal, tak terkecuali sektor properti dan industri pariwisata dalam negeri. INPP berkomitmen penuh terhadap proyek-proyeknya, dengan tidak hanya mengumbar janji tetapi memberikan bukti.
Saat pandemi melanda, tak menjadi alasan untuk tidak menepati komitmen. Beberapa proyek diselesaikan dengan tepat waktu, diantaranya adalah 31 Sudirman Suites & Hyatt Place Makassar yang diluncurkan pada bulan Juli 2019 dan sudah tahap 95% selesai pada bulan Oktober 2022 Selain itu, ada juga Beachwalk Residence yang dibangun dalam 21 bulan di mana 12 bulan dilalui saat pandemi.
Bukti nyata INPP masih cukup agresif dan ekspansif di masa pandemi, tercermin lewat pengambilalihan proyek Antasari Place melalui proses PKPU perdamaian. Proyek ini menjadi salah satu flagship INPP, dengan beberapa perubahan konsep dibawah manajemen yang baru, mulai dari interior, fasilitas ritel hingga fasilitas hijaunya. Proyek Antasari Place juga mendapatkan penghargaan sebagai Best Condo Architectural Design dari The 2022 PropertyGuru Asia Property Awards. Sebuah bukti nyata, bahwa butuh strategi jitu mengiringi penerapan inovasi dan kreativitas yang disesuaikan dengan situasi pasar dan kebutuhan konsumen.
Anthony menyatakan komitmen tinggi perusahaan untuk terus produktif di masa pandemi ini dapat tercapai berkat profesionalitas, komitmen dan passion tinggi seluruh individu di perusahaan juga dukungan para stakeholders yang terkait setiap pembangunan. Situasi pandemi justru dimanfaatkan dengan mengambil celah positif untuk meraih banyak kesempatan sekaligus nilai tambah bagi perusahaan karena bisa menyelesaikan proyek saat pandemi. Menerapkan prinsip kreatif dan inovatif sebagai kunci dari visi perusahaan, untuk terus meraih peluang dan optimis menghadapi berbagai tantangan bisnis adalah hal mutlak. Menghadapi tantangan yang ada, perusahaan beradaptasi untuk terus maju dengan menerapkan berbagai strategi dan kebijakan agar tetap bisa tumbuh dan terus membangun.
Bergerak Maju
Optimisme INPP dalam menghadapi berbagai tantangan bisnis dan meraih peluang, didasari oleh fundamental ekonomi yang kokoh, terjaganya inflasi serta daya beli masyarakat yang stabil dan terus bertumbuh. Untuk meraihnya, INPP juga senantiasa menerapkan kebijakan strategis dan mendorong kinerja untuk menghasilkan performa perusahaan yang makin baik.
Untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan, INPP mengusung semangat moving forward to seize the future. Berbagai tantangan di masa depan, menjadi pijakan untuk terus meraih berbagai peluang. Menghadirkan proyek-proyek ikonik, adalah upaya mengisi peluang, termasuk pada proyek mixed use property yang mencakup perhotelan, pusat perbelanjaan apartemen dan lainnya yang terintegrasi.
Pengaturan cost dan cashflow agar senantiasa terjaga juga menjadi strategi di tengah situasi yang sulit, termasuk menciptakan cash balance yang sehat dan profitability yang terjaga. Kerjasama dan koordinasi yang baik antara jajaran Dewan Komisaris, Direksi dan seluruh manajemen menjadi nilai positif dalam melihat situasi pasar untuk menetapkan pilihan strategi. Mengutamakan ketepatan waktu, tanggungjawab dan selalu fokus pada setiap proyek bahkan saat pendemi menjadi komitmen perusahaan .
Strategi lain yang dilakukan oleh INPP adalah pendekatan yang berfokus pada konsumen, merancang dan merencanakan produknya dengan berorientasi pada human centered design (HCD). Produk yang dihasilkan harus sesuai kebutuhan, kebiasaan dan kapabilitas konsumen. Upaya ini diharapkan dapat memberi solusi untuk keamanan, kenyamanan dan gaya hidup penghuninya. Setiap produk INPP juga selalu selalu melibatkan unsur budaya dan kearifan lokal yang diadaptasi secara artistik dalam elemen desain bangunan. Implementasi strategi bisnis yang kreatif dan inovatif untuk menghasilkan iconic lifestyle destination. Inilah, kunci pembeda INPP dengan pengembang lain.

23 Paskal Shopping Center, Bandung sukses mengubah kawasan menjadi lebih berkembang dan hidup.
Saat ini portofolio perusahaan yang terdiri dari 13 hotel, enam komersial, empat residensial telah menghantarkan INPP menjadi property listed company dengan porsi recurring income terbesar di Indonesia. Portofolio pertama dimulai dari Plaza Indonesia sejak 30 tahun lalu, hingga saat ini telah mencakup 24 business unit di tujuh kota. Semua proyek tercatat memiliki 100 persen completion dengan track record yang di-launch bisa dijalankan dan tidak ada produk yang gagal. Hal ini karena semuanya didasari dengan perencanaan dan perhitungan yang cermat dan matang. Pemasaran produk INPP juga tidak pernah menggunakan konsep nomor urut pendaftaran (NUP) karena selalu dibekali dengan best scenario termasuk rencana best-worst-nya.
INPP akan terus menitikberatkan sebagai pengembang terdepan yang fokus dalam pengembangan properti gaya hidup dan meningkatkan pengembangan kawasan mixed-use, sejalan dengan tujuan INPP untuk menghadirkan proyek properti yang ikonik. Selain itu INPP juga akan memperluas bisnisnya ke kota-kota lainnya di Indonesia antara lain Bogor, Semarang, dan Balikpapan. (teks : Susi Wijayanti)



















