Ternyata, Dishwasher adalah Alat Penyelamat Lingkungan !
- Kategori Induk: LIFESTYLE & LEISURE
- Diperbarui: Jumat, 07 Juli 2023 15:15
- Ditayangkan: Jumat, 07 Juli 2023 15:15
- Ditulis oleh adminrumahku
- Dilihat: 805
- 07 Jul
Banyak orang tidak tahu, ternyata Dishwasher bukan sekedar alat pencuci piring yang praktis. Banyak manfaat yang didapat, terutama bagi Anda pencinta lingkungan.
Anda yang memiliki segudang aktivitas di luar rumah, mungkin saja tidak memiliki waktu lebih untuk mencuci tumpukan piring kotor di dapur yang ditinggalkan sebelum meninggalkan rumah. Terlebih saat harus berhadapan dengan piring kotor yang menyisakan bekas minyak atau santan yang butuh ekstra perhatian saat membersihkannya. Rasa lelah yang mendera bukan tak mungkin makin menjadi saat terbentur dengan hal-hal lain yang memicu emosi.

Kini saatnya beralih ke perangkat dishwasher, untuk memudahkan pekerjaan rumah tangga. Tak hanya praktis, dishwasher juga memiliki banyak manfaat yang sering kita tidak menyadarinya. Berikut adalah manfaat yang bisa diambil dari Dishwasher.
- Efisiensi Air
Menggunakan mesin cuci piring sebenarnya hanya memerlukan lebih sedikit air dibandingkan dengan mencuci dengan tangan. Studi oleh Universitas Bonn yang termuat di Choice.com mendapati, bahwa untuk mencuci 144 item secara manual memerlukan 100 liter air. Sementara, penggunaan mesin pencuci piring membutuhkan 9.5 liter saja, atau … hampir sepersepuluh dari mencuci dengan tangan!
Data pendukung lain menyebut, dishwasher yang tersertifikasi “ENERGY STAR” mampu menghemat 3.800 galon air selama masa pakai mesin. Bayangkan berapa banyak air terbuang percuma jika Anda melakukan pencucian biasa! Sangat mungkin air tersebut lebih berfaedah untuk kebutuhan lainnya. Anda pasti tetap butuh mandi kan selama beberapa dekade mendatang?
- Irit Energi, Plus Aman untuk Kantong
Mesin pencuci piring juga mengirit energi karena dirancang untuk menggunakan listrik yang semakin efisien. “Peranti elektronik rumah tangga dengan kebutuhan watt tinggi tidak berarti konsumsi listriknya juga besar. Dishwasher Bosch, contohnya, dirancang hemat energi karena satu kali siklus pencucian hanya membutuhkan 1,02 kWH atau setara dengan Rp 1.737 … lebih murah dari jajan gorengan!” tandas Anil Narula, President Director, Bosch Home Appliances in Indonesia. Nilai tersebut berdasarkan perhitungan dengan perkiraan tarif dasar listrik Rp 1.699,53 per kWh.
- Mengurangi Limbah
Ternyata, memakai mesin pencuci piring juga membantu mengurangi limbah. Ketika mencuci piring dengan tangan, kita lebih cenderung menggunakan barang-barang dengan masa pakai singkat, seperti spons atau serbet kertas (untuk mengelap). Bayangkan berapa banyak yang terpakai selama setahun! Belum lagi sisa sabun yang ikut terbuang juga lambat laun bisa berdampak pada organisme tertentu atau tanah. Sedangkan, mesin pencuci piring akan menggunakan air panas hingga 70 derajat Celcius. Semburan airnya cukup kencang untuk memastikan tidak ada sisa makanan tertinggal pada piring dan peralatan makan lainnya. Tak hanya membunuh kuman dan bakteri, dishwasher Bosch juga menghilangkan residu kimia dari sabun cuci piring. Lebih bersih, lebih higienis - kondisi yang semakin tidak bisa dikompromikan
Jadi, ketika berhadapan dengan tumpukan piring kotor, ingatlah bahwa kita masih bisa bermalas-malasan tetapi berandil menyelamatkan lingkungan. Juga, berkat mesin pencuci piring, waktu mager tak terganggu sehingga tetap bisa digunakan untuk melanjutkan streaming Netflix atau scrolling TikTok sepuasnya!



















